Archives

Category Archive for: ‘Artikel’
Jagat Perempuan dalam Jeruji Fotografi

Oleh Yudhi Soerjoatmodjo, fotografer dan kurator. Pertama kali diterbitkan di Majalah Tempo, 22 Juni 2003.     Sebuah pameran yang menyajikan karya fotografer perempuan digelar di Jakarta. Adakah beda antara karya fotografer perempuan dan lelaki? Pameran itu sebagaimana pameran lainnya di Jakarta. Profesional, apik, dan–sebagaimana setiap pameran–tentu maunya unik. Simak saja promosi kurator Firman Ichsan …

Read more »
Mohamad Iqbal Gives Tsunami Victims a Face

Oleh Christina Schott. Pertama kali diterbitkan di Jakarta Post, 26 April 2005.   A hundred thirty-thousand dead, 40,000 missing, half a million homeless — the tsunami in Aceh produced such unimaginable numbers of victims that many remain anonymous; part of an inconceivable statistic. And despite all the coverage, it was seldom that TV pictures of …

Read more »
Raut Politis dan Puitis Fotografi Iqbal

Oleh Rifky Effendy, kurator seni rupa dan pengamat fotografi. Pertama kali diterbitkan di Kompas.   Anak perempuan umur 7 tahun bernama Delisa itu tersenyum manis didepan lensa kamera, lazimnya anak-anak seumurnya – dimana saja – selalu berusaha tersenyum ceria ketika dipotret. Dari kedua telinga masih tampak menjuntai kabel earphone, rupanya ia senang mendengarkan musik dari walkman yang baru …

Read more »

Oleh Alexander Supartono. Pertama kali diterbitkan di Majalah Tapian, November 2007.     Budaya Visual, seperti terjadi pada banyak hal lainnya, adalah sesuatu yang sudah menjadi bagian keseharian kita, tanpa kita sendiri benar-benar menyadarinya. Karena itu kita sering kelabakan ketika diminta menjelaskan apa sebenarnya yang dimaksud dengan budaya visual. Kesulitan yang sama kita hadapi ketika kita …

Read more »
12